HOBIQQLOUNGE – Melegalkan Ganja, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?
Komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan untuk menghapus ganja dari kategori obat paling berbahaya di dunia pada Rabu, 2 Desember 2020, dan saat ini ganja bisa digunakan untuk kebutuhan medis dan pengobatan.
Ganja sendiri masih sangat kontroversial di Indonesia.
Orang yang menggunakan dan memiliki ganja merupakan perbuatan ilegal karena ganja termasuk narkotika golongan 1.
yang jika digunakan dapat menyebabkan perubahan kesadaran hingga ketergantungan.
Berbeda halnya dengan beberapa negara di Eropa dan Amerika yang melegalkan ganja dan memanfaatkan sebagai tanaman obat.
Tumbuhan yang berasal dari spesies Cannabis sativa ini mengandung zat Tetrahidrokanibinol (THC) yang merupakan salah satu zat kimia yang dinilai dapat membantu pengobatan.
Sebenarnya, apa ya manfaat yang terkandung dalam ganja yang dapat digunakan sebagai obat dan kesehatan dengan dosis yang tepat?

Berikut HOBIQQ berikan informasinya:
1. Kandungan THC dalam ganja mampu memperlambat alzheimer

Melegalkan Ganja Penelitian yang dilakukan oleh Kim Janda dari Scripps Research Institute, menyebutkan bahwa ganja berpotensi memperlambat perkembangan penyakit alzheimer.
Kandungan Tetrahidrokanibinol (BandarQ) dalam ganja dapat membuat pembentukan plak amiloid lebih lambat. Plak inilah yang menyebabkan kerusakan sel-sel otak hingga terjadi alzheimer.
Penggunaan ganja dalam dosis tepat mampu mengurangi kematian sel neuron otak serta mencegah datangnya alzheimer.
2. Ganja dapat membantu menenangkan kecemasan

Untuk itu, sejumlah Penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School mengungkapkan bahwa ganja dapat membantu meredakan dan menenangkan kecemasan seseorang jika diberikan dalam dosis yang dipantau secara tepat.
3. Kejang epilepsi dapat dikendalikan oleh senyawa CBD dari ganja

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan, mengungkapkan bahwa zat cannabidiol atau CBD yang secara alami terdapat pada tanaman ganja mampu mengendalikan kejang atau epilepsi pada manusia.
Hal ini juga diperkuat dengan studi yang dilakukan pada 2003 oleh Robert J. Delorenzo dari Virginia Commonwealth University AGEN POKER yang memberikan ekstrak ganja dan bentuk sintetisnya pada tikus yang kejang selama 10 jam. Hasilnya, CBD dalam ganja mampu mengontrol kejang dan mengatur relaksasi.
4. Menghambat hingga mematikan sel kanker dalam tubuh

Para peneliti bereksperimen dengan menggunakan hewan dan menunjukkan bahwa ekstrak ganja dari zat cannabidiol tersebut dapat membantu membunuh sel kanker dan mengurangi ukuran sel lainnya.
Terdapat pula bukti yang menunjukkan bahwa ganja juga dapat membantu melawan rasa mual dan muntah sebagai efek samping dari kemoterapi, namun masih banyak yang berpendapat bahwa hal ini kurang efektif.
5. Penelitian menyebut, ganja bisa mencegah mata dari glaukoma

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Eye Institute pada 1970-an, ganja mampu menurunkan intraocularpressure (IOP) atau tekanan bola mata pada orang dengan tekanan mata normal dan dengan mata yang mengidap glaukoma. Didapatkan hasil bahwa ganja mampu memperlambat proses sekaligus mencegah kebutaan.
6. Mampu meredakan nyeri kronis karena susunan kimianya

Cannabidiol telah dikaitkan untuk meredakan nyeri kronis karena susunan kimianya. Itulah sebabnya salah satu produk sampingan seperti ganja medis biasanya digunakan untuk menghilangkan rasa sakit kronis.
Harvard Health Publishing juga mengatakan bahwa tanaman ini dapat meringankan sakit akibat multiple sklerosis, nyeri syaraf, iritasi usus, fibromyalgia, dan endometriosis.
7. Mengonsumsi ganja bisa meningkatkan kapasitas paru-paru

Mayoritas laki-laki mengalami kerusakan paru-paru akibat merokok tembakau. Namun, hal ini tidak terjadi pada pengguna ganja. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa pengguna ganja memiliki peningkatan pada kapasitas paru-paru.
Perlu diperhatikan, tentunya hal ini diiringi dengan dosis yang tidak berlebihan. Apabila mengonsumsinya secara berlebih maka akan memberikan efek buruk bagi tubuh bahkan justru dapat merusak paru-paru.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, terbukti bahwa ganja memiliki banyak manfaat terutama untuk keperluan medis. Kendati demikian, terdapat bahaya penggunaan ganja untuk kesehatan tubuh. Menggunakan ganja memiliki risiko yang sangat banyak jika dikonsumsi secara berlebihan
Seseorang yang mengonsumsi ganja secara berlebihan memiliki risiko kesehatan seperti halusinasi dan hilang kendali. Paling parahnya lagi, penggunaan ganja berlebihan dapat mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Manfaat Jeruk Purut Bagi Tubuh, Bantu Jaga Kesehatan Mulut